Sunday, 17 November 2013

Perpustakaan

Tempo Doeloe

Perpustakaan sekolah ialah sebuah ruangan atau gedung yang berisi buku-buku dan bahan lainnya, yang disusun secara teratur dan sistematis. Yang dimaksud disusun secara teratur dan sistematis, ialah disusun menurut suatu sistem tertentu, untuk memudahkan para petugas dan para pemakai dalam mencari informasi yang diperlukannya dengan cepat, tepat dan mudah. Ada beberapa sistem penyusunan, diantaranya ialah menurut Dewey Decimal Classification (DDC), Library of Congress (LC) dan UDC. Yang paling banyak digunakan, baik di perpustakaan sekolah maupun di perguruan tinggi ialah sistem DDC.


Fungsi dan tujuan perpustakaan sekolah secara umum, ialah membantu para siswa dan para pendidik dalam menempuh dan melaksanakan program pendidikan di sekolah, guna memperluas dan mempertinggi mutu pendidikan, baik individu maupun kelompok dengan cara menyediakan bahan bacaan yang bermutu, membuat indeks buku-buku dan bahan lainnya serta menyelenggarakan sistem peminjaman yang teratur dan praktis, mudah dilaksanakan para petugas dan para pemakainya.


Dalam pelaksanaan kurikulum, teknik mengajar dan konsep-konsep lain di sekolah, baik di negara maju maupun di negara berkembang telah dinyatakan, bahwa perpustakaan sekolah memegang peranan penting dalam pelaksanaan suatu program kurikulum. Ternyata bahwa pendidikan telah menuntut agar perpustakaan sekolah merupakan pusat segala informasi yang berhubungan dengan pendidikan, pusat integrasi segala kegiatan pendidikan dimana para siswa, guru-guru dan pustakawan dapat bekerja sama dalam memperluas dan mempertinggi mutu pendidikan, baik individu maupun kelompok. Dengan demikian, maka perpustakaan sekolah harus mampu melayani kebutuhan para siswa, para pendidik dan dapat menunjang kurikulum, baik yang berhubungan dengan kegiatan ekstrakurikuler.


Fungsi perpustakaan sekolah

Fungsi perpustakaan sekolah di antaranya ialah :

1. Fungsi edukatif 
Yang dimaksud dengan fungsi edukatif ialah perpustakaan harus mampu membangkitkan minat  baca para siswa, mengembangkan daya ekspresi, mengembangkan kecakapan berbahasa, mengembangkan daya fikir yang rasionil dan kritis serta mampu membimbing dan membin para anak didik dalam cara menggunakan bahan pustaka dengan baik.


2. Fungsi informatif
Yang dimaksud dengan fungsi informatif ialah perpustakaan harus mampu menyediakan bahan-bahan    yang beraneka ragam, bermutu dan up to date, yang disusun secara teratur dan sistimatis untuk memudahkan para petugas dan para pemakainya dalam mencari informasi yang diperlukannya. 


3. Fungsi administratif
Yang dimaksud dengan fungsi administratif ialah, bahwa perpustakaan harus mengerjakan pencatatan, penyelesaian dan pemrosesan bahan-bahan pustaka serta menyelenggarakan sirkulasi yang praktis, efektif dan efisien.


4. Fungsi rekreatif
Perpustakaan sekolah disamping menyediakan buku-buku pengetahuan (knowledge) perlu pula menyediakan buku- buku yang bersifat rekreatif (hiburan) yang bermutu, yang dapat digunakan para    pembaca untuk mengisi waktu-waktu senggang, baik untuk guru maupun untuk siswa. Dari buku-buku cerita ini pula kadang-kadang lahir ide-ide baru bagi para pembaca, yang tiada sedikit fungsinya dalam mengubah tata cara hidupnya.