Wednesday, 29 November 2023

Kenangan di Pantai Watu Kodok

 



        Bahagia itu sederhana bagi kami para pencari cuan di dalam negeri. Lepas dari hiruk pikuk target yang harus segera diselesaikan. Dengan menabung tiap bulan 20K selama setahun. akhirnya terbayar lunas dengan segala kenikmatan yang kami dapatkan kala itu, tepatnya hari Sabtu tanggal 29 - 30 Sepetmber 2023 di daerah Pantai Watu Kodok. Vilanya pun sangat memuaskan dengan panorama yang indah, diatas pesisir pantai. Kami sekeluarga memang merencanakan kegiatan healing ini. Dengan tujuan melepaskan penat, hiruk pikuk serta menambah keakraban diantara kami. kami ber tiga puluh orang. Kami berangkat Jumat tanggal dua puluh sembilan bulan september dua ribu dua puluh tiga pukul dua lebih tiga puluh menit dengan menggunakan bis pariwisata. Banyak cerita dan suka diantara kami sekeluarga, kegiatan kami pun tak terlepas dari yang namanya: kuliner made in, rest to bed, walking to slow, singing to enjoy and etc. 

        Kami tidurnya sampai larut malam, tak terasa waktu yang terus berjalan, karena terlalu asyik kami menikmati kebesaran yang Maha Pencipta. 

        Perjalanan kami dari jogja sampai pantai watu kodok kurang lebih satu setengah jam. saat datang saya pun langsung mandi. kemudian small walking to the beach. sambil mencari foods. kami akhirnya dapat makanan yang lumayan standar. 

      Tak terasa waktu menunjukkan waktu sholat Magrib, kami pun bergegas sholat berjamaah yang kebetulan Musholanya dekat temapt kami makan. Kemudian setelah kami sholat, lalu kami naik ke vila untuk istirahat sembari menikmati cemilan dan cemolan yang sangat banyak, Ternyata ada tim yang telah menyiapkannya. antara lain: jagung bakar, gorengan, kacang godog, cemilan, mie godog, capcay, bebakaran dan lainya. Kami kenyang sekali. kami makan di teras vila yang berada di atas pantai. Suasana yang sangat romantis bagi kami diselingi suara gemuruh ombak pantai watu kodok.

        Dan Endingnya, kami tak akan kapok dan akan mengulangi lagi untuk pergi ke sana lagi. masih banyak cerita. banyak cerita yang tidak saya sampaikan disini. kalau anda ingin kesana dan mendapatkan gambaran tentang daerah pantai watu kodok. anda bisa bertemu langsung dengan kami.

        Terima kasih sudah mau membaca cerita kami. semoga bisa menginspirasi anda untuk selalu ingat. Kerja harus, Healing kudu. Terima kasih ya. bye bye dengan cerita lainnya.


Tuesday, 26 July 2022

Obat Batuk dan Meriang Alami

 


Anda batuk tidak sembuh-sembuh atau meriang. kalau mengalami seperti itu coba dengan membuat ramuan sendiri, insyaAllah bisa meredakan bahkan bisa sembuh. 

Bahan:

1. Jahe secukupnya

2. Jeruk Nipis 1/2 saja

3. Madu 1 sendok makan

Caranya:

Cuci terlebih dahulu jahe dan jeruk nipis, kemudian rebus air sebanyak 2 gelas. setelah mendidih geprek jahe kemudian masukan jahe ke air mendidih dan tunggu sampai berbuih kira-kira 5 menit atau air menjadi 1 gelas. setelah itu kemudian matikan kompor lalu diamkan sebentar. Lalu tuangkan ke dalam gelas, bisa disaring. Lalu peras 1/2 jeruk nipis ke dalam gelas
tersebut dan tambahkan madu nya. Selagi hangat siap diminum. Bisa dicoba setiap malam hari selama 3-4 hari. Semoga cepat sembuh. Aamiin.

Sunday, 24 July 2022

Cerita untuk diri Sendiri

 


Coba bayangkan ketika kita duduk santai di teras, kemudian berpikir lebih jauh ke dalam dan rasakan. apa yang anda rasakan. Seharusnya yang anda pikirkan cuma satu. "Bersyukur". Karena ketika anda duduk santai di teras. dari apa yang anda kerjakan, kita bisa menunduk dan melihat realita ke bawah. dimana saat duduk santai masih banyak orang yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. kemudian ada diluar sana banyak orang yang masih ngontrak rumah, rumah belum punya apalagi teras seperti yang anda punya.

Apalagi anda duduk santai anda sudah punya gaji tetap tiap bulan, sangat sangat sedih ketika kita masih punya rasa iri dengki karena persaingan di dunia. Kapan kah kita harus bersyukur, apakah kita harus merasakan sakit dahulu biar bisa merasakan rasa syukur. Bukankah kita harus bersyukur setiap hembusan nafas kita. Kadang saya merasa sedih, dimana ada yang sudah punya gaji berlipat dan pasti tapi masih berkutat dengan rasa lapar dan ngonso.

Yang kemudian, timbul pertanyaan. apakah bekerjanya  hanya berorientasi pada uang bukan tujuan utamanya ibadah. Betul kita perlu uang. Tapi ga harus semuanya dinilai dengan uang, bekerjalah untuk beribadah, karena Allah telah memberikan banyak kenikmatan. hasilnya kan sudah jelas kita pasti akan digaji dan jelas jumlahnya lebih dari cukup.

Jangan bilang karena kebutuhan kita banyak. Bahkan mengajukan pinjaman untuk kebutuhan. Seharusnya jangan menyalahkan kebutuhan tapi salahkan sebab akibatnya. Pola hiduplah yang diatur ulang. karena semua itu bermula dari awal. Manajemen lah yang berbicara.

Kalau bekerja hanya karena uang, maka kerjanya ga ada rasa. Rasanya hanya lelah tiada henti. beda dengan bekerja untuk ibadah, rasanya penuh dengan syukur.

Dari cerita ini bisa menyimpulkan bahwa semua itu sudah diatur Allah, kita tinggal bersyukur dan beribadah kepada-Nya.

Kakak dan Dedek

Kalian adalah anak-anak yang cerdas dan sholehah, ku hanya bisa berdoa semoga kalian tetap menjadi anak-anak yang sholehah dan sehat selalu, selalu dilindungi oleh Allah. Kalian terlahir dengan selisih waktu kurang lebih 3 tahun, tentunya dengan karakter yang berbeda. Kakak selalu penuh ekspresi sedangkan dedek dengan apa adanya. tapi itulah dalam kehidupan selalu melengkapi, yang penting kakak dan dedek tetap menjadi anak yang sholeh. Walaupun kalian sering berantem, tetap kalian saling sayang. terkadang disaat salah satu kalian tidak bersama, kalian selalu kangen. Kalian telah membuat hidup papa jadi berwarna, semoga kalian menjadi ladang amal buat papa ya kak, ya dek. Papa sayang kalian. Bunda juga sayang banget sama kalian.

Dengan celoteh kalian membuat papa tertawa, misalnya saat kalian mencoba bicara pakai bahasa Jawa, tapi ga apa-apa, itu malah membuat papa bahagia. semoga kalian selalu bahagia ya. Mbah Kung dan Mbah Uti juga sayang kalian. Tapi maaf ya kak ya dek, papa belum bisa ngasih semua yang kalian minta. semoga kelak papa bisa ngasih semuanya. Doakan papa dan bunda ya, agar bisa ngasih yang kalian inginkan. Aamiin.

Papa hanya berdoa, semoga Bunda, Kakak, Dedek dan keluarga semua sehat selalu dan dimudahkan segala urusannya. Tetap Islam, Tetap Iman, Tetap Taqwa. Aamiin. Semoga kalian menjadi anak-anak yang sholehah ya.

Jangan lupa selalu berdoa juga ya untuk Ayah kalian, Mbah Uti Brebes, Om Ami, Tante Nisa, Dedek Hasbi. semoga mereka selalu sehat dan dimudahkan segala urusannya. Aamiin.

Mungkin sampai disini dulu ceritanya, insyaAllah dilanjut lain waktu.

Terima kasih.   

Sunday, 5 March 2017

Ketika terhenti di belokan jalan panjang

Saat itu malam mulai menggeliat dengan udara yang terasa dingin. Tapi itulah saat aku dengan segala kesederhanaan dan apa adanya aku. Aku mencoba tuk terus berjalan menyusuri jalan panjang yang terjal. Dan kira-kira pukul 22.30 WIB, aku terhenti di sebuah belokan. Kenapa aku terhenti, akupun tidak tahu. Berarti ada yang berbeda atau unik, spesial mungkin. Aku mencoba bicara dengannya, ternyata belokan belum lama dibuat jalur, katanya jalur Jambi Jogja. Dan udah diuji kelayakannya akhir tahun 2016 kemarin. Jadi boleh dibilang, aku berkenalan dengan nya. Karena masih baru. Tapi aku masih penasaran akan belokan itu. Aku terus mengobrol dengannya. Sampai lupa aku tuk memperkenalkan diri. Tapi nanti dulu, buat si belokkan ini penasaran. Masalah nya si belokkan cantik sih. Pantas kalau banyak pengguna jalan terkesima dengan nya. Aku mulai mencoba bicara. Dengan melihat secara detail. Akupun mengakui bahwa belokkan ini memang sangat dibutuhkan sangat didambakan. Karena biar kita selalu mensyukuri ciptakan sang kuasa. Bahwa apa yang diciptakan itu pasti ada faedahnya. Aku berharap sih malah semoga bisa mendirikan warung atau rumah di belokan itu, dengan harapan bisa usaha atau membantu pengguna jalan yang mungkin kehabisan bekal atau apa. Itulah sifat manusia, punya naluri untuk berbuat kebaikan kepada sesama. Tapi kayaknya, aku butuh biaya tuk itu. Aku orang ga punya, motor butut, tampang pas Pasan. Mana mungkin bisa menarik untuk mampir di belokan itu. Dan aku merasa bahwa ternyata ada pengusaha muda dan kaya, yang sudah menanyakan belokan itu. Aku pun cuma berusaha. Kembali kepada sang kuasa. Siapa tahu tibo Pulung. Wong Bejo Ki menang pokoke. Dan berdoa semoga belokan itu bisa saya jadikan persinggahan ku dengan segala keterbatasan ku juga. Aamiin.
Jalan masih panjang. Masih banyak yang diperjuangkan, dipikirkan, dan diperlukan ilmu. Yuk belajar bersama untuk menuju kebahagiaan yang hakiki. Kebahagiaan di akhirat. Aamiin.
Tobecontinued edisi longstreet ....

Wednesday, 8 October 2014

Guruku yang Kubanggakan #2 (edisi spesial)


DAFTAR GURU #2

Guru (1)
Guru yang satu ini, adalah seorang pekerja profesional dan tentunya sesuai bidangnya. Beliau sudah lama bekerja di instansi ini, beliau saat saya mengenalnya sudah lulu diploma dua, beliau serius dalam bidangnya, saat ini baru menyelesaikan strata satunya di salah satu universitas di Yogyakarta. Saya kagum akan semangatnya untuk belajar, disamping sudah berkeluarga dan tuntutan di instansinya yang sangat ramai pengunjungnya beliau tetap semangat untuk belajar lagi, beliau belajar di kampus setiap jumat sampai sabtu. Padahal dia harus mengurusi dua anaknya. saya salut untuk beliau. saya juga ikut senang, karena perjuangannya tanpa mengenal waktu, akhirnya beliau diterima sebagai CPNS. selamat ya mbak. semoga tambah semangat lagi, dimanapun penempatan kerjanya beliau sudah punya modal, yaitu profesionalisme bekerja. saya juga belajar banyak dari beliau karena sebelumnya saya lama bekerja sebagai staf beliau. saya tambah ilmu. dimana ilmu itu sangat mempengaruhi dalam hidup saya, yaitu ilmu manajemen, terutama manajemen waktu, kapan kita berpikir, kapan kita bertindak atau melangkah. terima kasih ya mbak ilmunya. dan masih banyak lagi ilmu yang aku dapatkan dari beliau.

Guru (2)
Kalau guru yang satu ini, sudah saya anggap sebagai Ibu saya, karena banyak petuah-petuah yang saya dapatkan dari beliau, dan itu sangat berguna bagi saya, beliau juga telah membuat aku seperti saat ini. semoga Allah membalas amal kebaikan beliau, Terima Kasih Ibu. Panjang ceritanya, mulai dari aku mengajar kemudian aku jadi karyawan itu karena berkat perjuangan beliau dan salah satu guruku yang nanti akan saya ceritakan juga. Banyak sekali ilmu yang aku dapat, bagaimana menjalani hidup ini, penuh dengan kesabaran, dan masih banyak lagi. Sampai aku akhirnya bisa lolos CPNS, aku yakin karena doa-doa beliau dan guru-guruku yang lainnya. Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan beliau. Aku hanya bisa berdoa semoga IBu sekeluarga diberi kesehatan dan kebahagian dunia akherat. Aamiin. Terima Kasih IBu.

Guru (3)
Guru yang sudah saya janjikan, guru ini adalah guru yang spesial bagi saya. beliau senantiasa berjuang untuk saya, selalu memberi nasehat yang kadang-kadang kita harus rendah hati atas karunia Allah. Kita bisa mengejawantahkan atau mengartikan setiap sisi kehidupan ini, karena pasti ada hikmahnya. Berkat beliau juga, aku lolo CPNS, doakan ya Paka saya bisa berbuat baik atau sebaik mungkin seperti Bapak. Terima kasih atas doanya, dan saya ucapakan terima kasih atas batiknya. hehe.
Semoga yaserinya sukses ya pak. Saya doakan Bapak sekeluarga diberi kesehatan dan kebahagiaan. salam untuk keluarga ya Pak. Matur nuwun.

Guru (4)
Yang satu ini sebagai guru dan tempat sharing buat saya
Beliau orangnya sederhana, beliau ga mau menonjolkan diri karena ga ada yang menonjol, aliar rendah hati. tapi itulah tipsnya yang luar biasa katanya, dan kayaknya benar dan akan saya tiru pak. hehehe. semoga Bapak sukses selalu dan mau mendengarkan cerita-cerita lucu saya ya. Bapak ini rumahnya jauh di ujung sana sampai harus melewati tapal batas propinsi hehe. tapi beliau mau berjuang untuk menjadi guru yang terbaik bagi anak. Beliau sadar betul akan tugas berat yang diembannya, yaitu untuk selalu membuka telinga lebar-lebar akan cerita dari anak didik beliau. Dan ini seharusnya menjadi pemicu bagi kita, kalau kita sadar lo ya, bagaimana kita harus bekerja dengan niat ibadah kepada Allah, bukan cuma karena yang lainnya, masalah rezeki sudah ada jalannya. Terima kasih pak, walaupun jenengan tidak mengajar tapi secara tidak langsung membuat jenengan menjadi inspirasi buat saat setiap Bapak cerita kepada saya, apalagi jauh-jauh dari seberang nan jauh disana Bapak ikhlas untuk datang mengajar, itu juga menjadi motivasi saya dalam bekerja, la jauh aja mau datang la kok dekat malah ga datang atau sering mbolos. betul tidak. Terima kasih ya Pak. saya juga minta maaf jika ada salah kata atau salah ucap dari saya. Semoga Bapak sekeluarga senantiasa diberi kesehatan sehingga bisa mengajar anak didik Bapak.
Terima kasih pak atas sharingnya. semoga saya menjadi manusia yang lebih baik kedepannya. Aamiin.
Semangat ya Pak.
Nuwun.

Guru (5)
Guru-guru lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, maaf ya. semoga selalu sehat dan bersemangat.
Terima kasih semuanya.

Matur nuwun.

Guruku yang Ku banggakan #1 (edisi pendidikan formal)






DAFTAR GURUKU

Guru SD

  1.  Bu dwi –guru sd kelas 1 (mengajar membaca)
  2. Bu endang – guru olahraga
  3. Bu Supardjilah – guru Menyanyi
  4. Bu Nur – guru bahasa Indonesia
  5. Bu dwi – guru kelas 4 -  6 MIPA
  6. Pak Bariman – guru matematika
  7. Pak Muhajir – guru Agama islam
  8. (maaf lupa … tapi masih ingat kok jasa-jasa beliau)

Guru SMP
  1. Pak Markus dan Pak Dwi (guru seni rupa)
  2. Pak Suwardi (guru olahraga)
  3. Pak Widodo (guru matematika)
  4. Bu Yuli (guru bahasa Jawa)
  5.  Bu Sudariyah (guru Bahasa Indonesia)
  6.  Pak Suhendar (guru Bahasa INggris)
  7. Pak Mulyono (guru Agama)
  8.  Bu parjilah (guru ketrampilan)
  9.  Bu Juminah (guru PKn)
  10. Pak Gito (guru fisika)
  11. Pak Wogo (guru biologi)
  12. (maaf lupa … tapi masih ingat kok jasa-jasa beliau)
Guru SMA
  1.  Pak Sukamto (guru bahasa Indonesia)
  2.  Pak raharjo (guru akuntansi)
  3.  Pak Djaelani (guru geografi)
  4.  Pak Budi purwanto (guru biologi)
  5.  Pak sudiyono (guru olahraga)
  6.  Bu Etik (guru fisika)
  7.  Bu Sri (guru kimia)
  8. Bu Emma (guru bahasa inggris)
  9. Pak Puspo (guru seni rupa)
  10. Pak Kandar (guru agama)
  11. (maaf lupa … tapi masih ingat kok jasa-jasa beliau)
Saya doakan semoga guruku mendapat balasan yang setimpal dari Allah dan menjadi amal kebaikan beliau-beliau. Aamiin.
Maaf ya kalau salah sebut nama.
Terima kasih Guruku yang saya banggakan.
Terima kasih atas kesabaran dalam mendidik saya dan teman-teman.
Terima kasih.

Menjadi Diri Sendiri

Kadang kita dilema, kita dituntut sama ortu untuk mengikuti alur pikirannya, itu ada benarnya. tapi.... tentunya ortu lebih bijaksana kepada kita, sehingga kita mampu memberikan yang terbaik buat mereka. karena apa, karena jika anak ditekan atau disuruh mengikuti permintaan ortu "beberapa hal tentunya" anak akan terbebani dan justru membuat anak tidak berkembang, tidak bisa memberikan kebahagiaan untuk ortu. itu semua menjadi kebijakan ortu.
Marilah kita ambil sisi positifnya, jangan terpengaruh hal negatif dari orang lain, tanyalah pada ortu kita, karena ortu tidak akan pernah memberikan jalan yang salah. 
Jadilah sang juara dalam setiap harinya. Apapun juara itu. Itu sebagai motivasi dalam bekerja atau dalam kehidupan kita.
Untuk rezeki masalah belakang, karena itu adalah bonus.
Untuk menjadi Sang juara tentunya memerlukan keseriusan dan konsistensi dalam berbagai hal, baik dalam bekerja atau mencari uang atau dalam beramal. sehingga kita menjadi Sang juara tidak cuma di dunia saja, tapi juga di akherat kelak. Aamiin.
Marilah kita lakukan hal-hal yang positif, hal-hal yang berguna atau bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. karena orang sukses adalah orang bisa berguna bagi orang banyak. Jadilah SangJuara.
Juara apapun itu, sesuai bidangnya masing-masing secara profesional dan menunjukkan jati diri sendiri, bahwa kita mampu untuk bersaing secara sehat, biarlah orang lain dapat uang lebih, atau apa yang berupa kuantitas. tapi bagi kita yang terpenting adalah kualitas. Kualitas semakin bagus, maka kuantitas akan mengikutinya. contohnya : kalau jualan makanannya enak maka banyak orang yang akan berdatangan untuk mencari makanan itu. 
Yang terpenting adalah niatkan untuk beribadah kepada Allah.
Jangan ragu untuk melangkah, selalu belajar kepada yang lebih berpengalaman, cari pergaulan yang baik, dekatilah. jaga silaturahmi, dan saling mendoakan, semoga dengan menjadi diri sendiri kita lebih profesional dan mampu memberikan kontribusi pada bangsa ini dan bermanfaat bagi kita di akherat nantinya. 
Aku juga berdoa,
Semoga yang membaca ini, menjadi orang sukses di dunia dan akherat. Aamiin.
sesuai bidangnya masing-masing,
dan Allah senantiasa memberi petunjuk dalam setiap langkah Anda. Aamiin.
Terima kasih untuk semua.
Marilah kita selalu berbagi cerita untuk saling mengingatkan.
sukses untuk kita semua. Aamiin.
Nuwun.

Monday, 25 August 2014

Apa adanya dong


Berilah aku apa adanya

Aku hanya seorang yang ingin hidup dalam keridhaan-Nya. Yang ingin hidup bahagia dunia dan akhirat. Banyak orang yang akan menilai aku aneh, tidak umum, cari muka, dan sebagainya, bahkan sok suci. Tapi bukan itu, tujuanku. aku hanya ingin Allah lebih dekat denganku, memberi petunjuk dalam setiap langkahku. Ingat di zaman Rasulullah, apa yang diminta pasti akan terkabul, karena apa, karena dekat dengan Allah. Marilah kita berlomba-lomba mencari ridho Allah dalam setiap hembusan nafas kita. agar senantiasa kita diberi petunjuk oleh-Nya. Aamiin.
Berilah aku pasangan yan apa adanya, yang baik sama orang lain. aku ikhlas apa yang diberikannya kelak. karena aku hanya punya Allah yang senantiasa memberi aku segalanya, rezeki yang kugapai maupun kebahagiaan ini, ku mencoba untuk berbagi kebahagian ke semua teman-temanku. aku mungkin terlalu datar dalam hidup ini . tapi itulah aku. yang terpenting aku tidak salah dalam memutuskan sesuatu, mana yang benar dan mana yang salah. karena Allah sudah tahu kebutuhan kita. Berpikirlah bahwa kita sebagai manusia, sebagai mahkluk sosial. yang sangat memerlukan teman, perhatian, dsb. aku berharap pula, aku pingin jika ada orang yang memberi sesuatu kepadaku itu karena sesuatu yang telah aku kerjakan, jangan memberi yang bukan hak ku, aku takut, aku bukannya munafik, aku juga butuh itu. tapi tidak begitu caranya. aku lebih baik terpuruk dalam kebersahajaanku karena kuat dengan prinsipku, daripada jadi idola tapi terbelenggu dalam ke-fana-an ini. aku sekarang dalam kondisi yang dibilang orang enak, mapan, dsb. 180 derajat, itu salah besar. ini hanya ke-fana-an saja. aku tidak gila kedudukan atau kemapanan, tapi aku ingin dalam ridho Allah semata. Ku berharap aku bisa lebih baik dari saat ini. yang lebih membawa ketenangan dalam hidup ini. Aku telah menyiapkan suatu rencana agar aku lebih baik lagi. bukan secara materi tapi secara spiritual. Yang namanya materi itu bisa dicari, yang harus diusahakan adalah ilmu atau pembelajaran hidup. Materi hanya sarana.
Pingin punya mobil ?
Pingin dong, tapi.....# tapi apa? tapi mobil yang bisa bermanfaat bagi banyak orang#
Pingin punya rumah ?
Pingin dong, tapi....# yang bisa bermanfaat bagi banyak orang#
Pingin punya perusahaan ?
Pingin dong, tapi...# yang bisa membahagiakan banyak orang#
Tapi......# kenapa kok tapi....
Aku pingin apa adanya saja dech...
Tapi .....# apalagi kok tapi...
Tetep berusaha dong. hehehe
Terima kasih ya Alllah, atas karunia yang Engkau berikan kepada hamba-Mu ini.
Ku bersyukur selalu.
Nuwun blogspot.com...

Tuesday, 5 August 2014

Si Admin Niii




Untuk si Admin :
  1. Seperhatian-perhatiannya kita terhadap saudara kita berusahalah memahami karakter dan kepribadiannya. karena tidak semua orang bisa diperlakukan dengan sama. Niat baik kita untuk memberikan perhatian yang lebih dan menurut kita itu sangat tepat kalau kita salah penyampaian bisa menjadikan salah paham. 
  2. Jangan suka men-just seseorang ketika dia pernah melakukan kesalahan. Jangan sekali-kali memberikan kesimpulan, berusahalah mencari tahu atau tanya langsung dengan yang bersangkutan.  Karena yang tahu adalah dirinya sendiri. 
  3. Berusahalah kalau ingin menasehati seseorang langsung face to face biar kita tahu yang sebenarnya. Tidak hanya menduga-duga namun itu salah. menyakitkan lho kalau sampai seperti itu... Bukannya nasihat itu menyelesaikan masalahnya justru malah menambah masalah.
  4. Belajar memahami orang lain, saling memahami antar sesama jangan merasa diri kita yang terbaik, sehingga kita dengan enaknya menyalahkan orang lain.

Untuk dipahami Oleh-ku

Imam Syafi’I berkata: “Pendapatku benar tetapi mungkin juga mengandung kekeliruan, dan pendapat orang lain salah tetapi mungkin mengandung kebenaran.”
copyright http://ihwansalafy.wordpress.com
==========================================================================


JANGAN SAMPAI BERTENGKAR